Nayara Advocacy

www.nayara-advocacy.com

Perjanjian Pra & Paska Nikah



Secara umum, baik Perjanjian Pra Nikah (Prenuptial Agreement) maupun Perjanjian Paska Nikah (Post-Nuptial Agreement) akan menimbulkan adanya akibat hukum pemisahan harta dari suami dan istri yang menikah. Harta yang dimaksud disini meliputi seluruh aktiva dan pasiva masing-masing pasangan baik dari harta bawaan maupun harta bersama yang akan diperoleh pasangan menikah dalam perkawinan. Bagi pasangan yang menikah, keberadaan Perjanjian Pra Nikah dan Paska Nikah menawarkan keamanan dan kepastian mengenai hal-hal penting seperti (i) pengurusan dan keleluasaan bertindak atas aset-aset pribadi, (ii) distribusi kepemilikan aset atau properti yang mungkin terkait dengan kegiatan dan transaksi komersial dari masing-masing pasangan beserta resiko-resikonya, dan termasuk juga atas (iii) pembagian aset dalam kasus perceraian atau kematian salah satu pasangan.

Meski sebelumnya dianggap kontroversial, perjanjian pra nikah sekarang ini telah lebih diterima oleh masyarakat sebagaimana dibuktikan dengan banyaknya pasangan yang akan menikah yang membuat Perjanjian Pra Nikah terlebih dahulu sebelum pernikahan dilangsungkan.

Dengan mempertimbangkan kegunaan dan keuntungan dari adanya pemisahan harta lewat perjanjian Pra Nikah, banyak pasangan menikah yang sebelumnya tidak membuat Perjanjian Pra Nikah kemudian juga ingin membuat kesepakatan pemisahan harta. Hal ini terutama dialami oleh para warga Negara Indonesia yang menikah dengan warga Negara asing namun lupa membuat Perjanjian Pra Nikah sebelum Perkawinan dilangsungkan atau para pebisnis yang perlu mengamankan asset-aset nya dari resiko finansial.

Atas tuntutan dan kebutuhan akan adanya pemisahan harta setelah perkawinan berlangsung, pada saat ini Mahkamah Konstitusi lewat putusannya telah membuka kemungkinan untuk membuat suatu perjanjian pemisahan harta setelah perkawinan berlangsung lewat pembuatan Perjanjian Paska Nikah. Berbeda dengan Perjanjian Pra Nikah (Pre-Nuptial Agreement), Perjanjian Pasca Nikah (Post-Nuptial Agreement) merupakan suatu hal baru dalam area hukum keluarga yang belum dikenal luas.

Kami memahami bahwa Perjanjian Pra Nikah dan Paska Nikah dapat menjadi sangat menantang. Fokus utama kami adalah untuk meringankan pikiran Anda tentang segala proses dan formalitas hukum yang harus dihadapi. NAYARA Advocacy akan membantu anda untuk membuat Perjanjian Pra Nikah dan Paska Nikah yang sesuai dan memenuhi kebutuhan spesifik Anda dan/atau pasangan. NAYARA Advocacy dapat membantu anda untuk membuat Perjanjian Pranikah atau Paska Nikah yang akan menjadi yang solusi terbaik untuk Anda dan pasangan masa depan Anda.

Copyright © 2017 Nayara Advocacy. All rights reserved.

OUR PARTNER :